Antar Jemput

antar jemput secuterAntar jemput: Hai aku sekarang punya usaha baru lhoh, baru aku coba jalanin, antar jemput anak sekolah. Sebenarnya tidak ada kepikiran mau jalanin usaha ini. Awalnya karena aku bukan wanita karir, cuma ibu rumah tangga biasa dengan 1 anak yang baru duduk dikelas 1 SD. Tidak punya pembantu sedangkan suami sibuk bekerja sebagai karyawan biasa, semua pekerjaan kukerjakan sendiri termasuk antar sama jemput anakku mengendarai sepeda motor karena sekolahannya agak jauh dari rumah

Disekolahan aku jadi kenal orang tua murid yang lain, ada juga yang rumahnya disekitar kawasan rumahku. Cerita punya cerita, ibunda nabil (nama anaknya) tersebut sedang kwalahan dengan aktivitasnya yang lagi banyak – banyaknya, sedang bingung cari jasa yang bisa antar jemput anaknya kesekolah yang bisa dipercaya. Gak tau kenapa, tiba – tiba aku usulin diri buat sekalian aja jemput nabil dan antar lagi kan ga ada ruginya pikirku, malah bisa buat tambahan beli bensin hihihihi. Dan gak nyangka juga ibunda nabil setuju, karena jadi gak khawatir dengan keamanan dan kenyamanan anaknya dan pasti tidak akan terlambat tiba di sekolah dan saat pulangnya karena satu sekolah dan satu kelas.

Sejak saat itu aku jadi kaya punya 2 anak, hikmahnya lagi anak – anak kami jadi bersahabat karena seringnya dan tiap hari bersama – sama berangkat dan pulang sekolah. Dan itu berawal dari antar jemput yang aku lakukan.

Dari situlah kemudian mulai perlahan – lahan tapi pasti usaha antar jemput anak yang aku jalanin berkembang karena bertambahnya permintaan dari ibunda – ibunda yang lain. Suamiku mendukung usaha yang aku jalankan asal tidak mengganggu pekerjaan utamaku sebagai ibu rumah tangga. Kita membeli mobil bekas dengan tabungan yang ada dan mulailah aku jadi superMom, karena ada banyak anak dalam mobilku yang harus diurusin.

berawal jalan ada 1 anak, 2 anak sampai 10 orang anak yang jadi tanggungan harus aku antar jemput.

Mulai bikin rute untuk jemput waktu pagi dan antar pulang siangnya. Namanya urus anak yang banyak gitu ada susahnya, apalagi kalau tiba – tiba dalam mobil ada yang berantem jadi harus sabar dan bisa damaikan mereka biar gak mogok si anaknya gak mau semobil lagi kan repot jadinya. Alhamdulillah semuanya bisa diselesaikan dengan baik dan merekapun jadi bersahabat. Dan anakku jadi punya banyak teman ibunyapun senang punya penghasilan tambahan.

ADD YOUR COMMENT